Carilah dan Temukan Sendiri

Ensiklopedia Harian

Ensiklopedia harian

Ensiklopedia harian reader, selamat berjumpa kembali dan tentu saja pada kali ini selalu ada sesuatu yang akan kita sharingkan. Baik itu cerita, tips, teknologi dan lain-lain yang bertujuan agar kita selalu menjadi lebih baik. Yups...kali ini kembali ensiklopedia harian akan menyuguhkan sepenggal cerita, yang tentu saja banyak manfaat yang terkandung di dalam cerita tersebut. Langsung aja ya, lets go...

Sepenggal cerita dari ensiklopedia harian

Alkisah disebuah tempat berguru (red:sekolah) terdapat murid beserta gurunya. Bertahun tahun seorang pemuda menimba ilmu di tempat tersebut dan sampai saatnya dia harus keluar dan menuang semua ilmu yang ia dapat :
Guru : "Muridku sudah saatnya engkau menuangkan semua yang pernah kamu terima/didapat baik sekolah, ensiklopedia (eisss,,,jangan salah ensiklopedia jaman dulu juga ada lho) ini atau dimana saja yang menurut kamu baik untuk orang lain...untuk itu aku memberikan tugas yang harus dilakukan..!!"
Murid : "Baiklah eyang guru"
Guru: "Carilah orang yang lebih jelek dari kamu didunia ini !!! pergilah kamu kuberikan waktu beberapa hari dan bawalah dia kehadapanku..."
Pagi-pagi sekali murid tsb.berangkat untuk menunaikan tugas yang diberikan eyang guru, Hari pertama dia berjumpa dengan temannya yang selalu mabuk,zina,merampok dsb.
"Nah...ini dia orang yang lebih jelek dariku...aku sepuluh tahun lebih bertakwa kepda Allah SWT sedangkan dia setiap harinya hanya mabuk,judi dll"

malam harinya dia berpikir, "Dia memang selalu mabuk, berjudi,zina. Tapi apa mungkin dia selamanya begitu dan pada suatu saat dia wafat dengan penuh iman, sedangkan saya selama ini selalu melakukan apa yang diperintahkan Allah SWT, tapi apa aku tau kalau suatu hari nanti aku melakukan satu kesalahan dan wafat dengan kesalahan itu, celakalah aku"

Maka dia membatalkan untuk membawa temannya kehadapan guru dan melanjutkan perjalan memenuhi tuntutan eyang guru. Setelah beberapa desa dia telusuri namun belum juga dia menemukan apa yang dicari, "Uh..lelahnya", kemudian dia duduk dibawah pohon dan membuka bekal makannya, sambil makan makan dia melihat seekor anjing liar kurus.
"Naaahhh ketemu ini dia yang sangat jelek yang pernah kutemui, udah haram dimakan, kurus,dekil, pincang, jelek buangaaaaaaaaat lagi" maka dibawalah anjing tersebut. Malam harinya dia berpikir kembali.
"Dia jelek, kurus, dekil tapi kalau dia mati selesailah sudah, dia tidak dituntut untuk mempertanggung jawabkan atas segala apa yang dia lakukan selama dia hidup, sedangkan aku beda setelah wafat aku harus bertanggung jawab atas semuanya yang pernah aku lakukan"
Kembali dia batalkan membawa anjing tersebut kepada gurunya. Tiga hari dia terus berjalan menelusuri dan mencari namun dia belum bertemu dengan orang yang lebih jelek darinya, akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke pesantren ditengah jalan dia bertemu sebuah telaga kecil namun jernih karena menempuh perjalanan jauh dia mampir untuk minum dan membersihkan wajah, dia tertegun saat memandang ke telaga
"Astagfirullah,,,," terguman dihatinya.
Dia berlari-dan terus berlari menuju pesantren dan langsung menghadap Eyang guru.
Guru : "Muridku, wajahmu begitu murung ada apa gerangan??? sudahkah kamu bertemu dengan orang yang kamu cari??".
Murid : "Iya eyang sudah SAYA lah orangnya guru.
Guru : (dengan senyum) "alhamdulillah, tidak sia-sia engkau jalani hidupmu cucuku"

Akhir kisah ensiklopedia harian

Ensiklopedia harian reader, semoga kisah ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu menjalani hidup ini jadi lebih berati. Yuk mari baca kisah-kisah lainnya hanya di ensiklopedia harian.

0 comments:

Posting Komentar