Berfikir Lebih Bijak


Salam teruntuk sahabat-sahabat ensiklopedia harian.



Kali ini ensiklopedia harian hadir lagi dan pasti ada sesuatu yang baru dan bermanfaat yang akan kita bahas. Yups, itulah yang ensiklopedia harian berusaha untuk menyuguhkan sesuatu yang beda, baru dan selalu bermanfaat bagi kita semua (hehehe....promosi dikit ga pa kan). Yups, pada kesempatan ini kita akan membahas sebuah kisah yang bisa kita ambil pelajarannya. Kisah apalagi coba? Perasaan kisahnya ga habis-habis? Yups, selalu kisah kebaikan itu tidak akan pernah habis selama ada sahabat ensiklopedia lover semua. Ya sudah mari kita langsung saja kisahnya ya, biar tidak tambah penasaran.



Kisahnya kurang lebih seperti ini ensiklopedia lover,



Di suatu negara terdapat raja yang dihormati oleh seluruh rakyat dan menteri-menterinya. Raja mempunyai kebiasaan yang tidak lazim untuk menghukum rakyat atau menterinya yang melakukan kesalahan yang merugikan bagi negaranya tersebut. Ketika ada rakyat atau menteri-menterinya melakukan kesalahan, mereka akan di hukum dengan dibuangnya ke sebuah kandang yang berisikan 10 ekor harimau yang siap menerkam dan mencabik orang-orang yang melakukan kesalahan. Mungkin itu terlihat kejam, namun itu hukuman yang setimpal bagi orang-orang yang malakukan kesalahan bagi kesejahteraan negara tersebut pendapat Raja tersebut.

Sudah ratusan bahkan ribuan nyawa yang melayang dikandang harimau tersebut. Semua orang yang dihukum masuk ke dalam kandang harimau terbut pasti mati. Begitu ganasnya harimau-harimau tersebut, sampai-sampai semua orang sangat berhati-hati dan disiplin malakukan setiap pekerjaannya. Namun tidak disangka-sangka, seorang menteri yang sangat pandai dan bijak yang selalu memberi masukan terhadap rajanya, tidak disengaja mengambil keputusan keliru yang merugikan pendapatan negaranya. Alhasil kejadian tersebut diketahui oleh raja tersebut dan segera menteri yang melakukan kesalahan pun dipanggil untuk menghadap raja.

"Hai menteri, kesalahan mu sungguh sangat fatal sehingga menyebabkan pemasukan negara kita menurun drastis bahkan hampir minus. Engkau akan segera mendapatkan hukuman mu untuk dimasukan kedalam kandang harimau yang sangat bingas dan ganas" titah sang Raja. "Maaf paduka, hamba mengaku salah. Tapi mohon pertimbangkan hukuman tersebut paduka, hamba sudah mengabdi pada negara ini sudah 30 tahun dan hanya kali ini saja hamba melakukan kesalahan yang merugikan negara" mohon si Menteri. "Kesalaahanmu tidak termaafkan menteri, hukumanmu tak terelakan." sanggah sang Raja. "Baiklah paduka, jika memang keputusan paduka tidak bisa dibantahkan, hamba mohon waktu 30 hari untuk penundaan eksekusi tersebut" pinta sang menteri. Akhirnya sang raja mengabulkan permintaan terakhir dari menterinya tersebut. Tanpa diketahui sang raja, menteri tersebut setiap hari mengganti tugas penjaga untuk mengurusi, memberi makan serta membersihkan kandang harimau tersebut. Penjaga harimau yang sebelumnya membiarkan sang menteri tersebut melakukan tugasnya tersebut dan merasa sangat terbantu. Hari pun terus berganti dan tidak terasa sudah 30 hari sang menteri menggantikan tugas penjaga harimau tersebut. Tibalah hari eksekusi untuk menteri tersebut. Seketika menteri menghadap sang raja dan langsung saja sang menteri di masukan ke dalam kandang 10 harimau yang buas tersebut. Namun apa yang terjadi, sang raja merasa keheranan melihat yang terjadi di depan matanya. Sang menteri tidak dicabik cabik oleh harimau tersebut, malah terlihat 10 harimau tersebut menyayangi sang menteri. Kemudian menteri segera dikeluarkan dari kandang tersebut dan segera menghadap raja. "Wahai sang menteri, ilmu apa yang engkau punya sampai-sampai harimau ku yang ganas tidak berdaya dihadapanmu" seru sang raja. "Hamba tidak memiliki ilmu apa-apa paduka, hamba hanya mengabdi pada harimau-harimau tersebut selama 30 hari kemarin. Harimau yang sangat ganas sedemikian pun bisa baik dan jinak hanya dengan pengambdian selama 30 hari saja, tapi paduka rakyat yang sudah mengabdi bertahun-tahun pada negara ini, bisa dihukum kejam hanya karena satu kesalahan"

Sang raja mendengar perkataan tersebut langsung tersentuh hatinya dan segera menghapuskan hukuman tersebut untuk semua orang. Dan raja pun ketika hendak menghukum lebih mempertimbangkannya lebih bijak lagi.
Bagaimana sahabat ensiklopedia lover??? Apa inside/pelajaran yang dapat kita ambil manfaat dari kisah tesebut? Mungkin banyak yang sudah menyimpulkan tapi tetap satu hal yang pasti sama bahwa terkadang setiap orang tidak melihat kebaikan yang telah diperbuat orang lain ketika seorang melakukan kesalah. Kita hanya lebih terfokus pada kesalahan mereka. Lalu apa yang terjadi? Kita bisa kehilangan segalanya hanya dengan satu kesalahan. Yuk mulai dari sekarang kita lebih bijak lagi dalam menghadapi setiap kesalahan dan mengambil keputusan yang baik dan tepat.

Ensiklopedia harian lover, mari kita selalu tebarkan kebaikan agar kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sampai jumpa kembali dikisah-kisah kebaikan dan bermanfaat hanya di ensiklopedia harian.


3 comments: